Personel Polsek Cibeber Polres Cianjur melaksanakan kegiatan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) bencana tanah longsor di wilayah Desa Cibokor, tepatnya di Kampung Puncak Salak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai respons cepat atas laporan masyarakat terkait kejadian longsor yang mengganggu akses jalan dan berdampak pada permukiman warga.
Akibat dari peristiwa tersebut, akses jalan di lokasi tertutup material lumpur sehingga belum dapat dilalui kendaraan. Jalan tersebut merupakan jalur penghubung dari Desa Cibokor menuju lokasi wisata Megalitikum Gunung Padang. Selain itu, tercatat sebanyak tiga rumah warga terdampak akibat longsor, meskipun tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dalam penanganannya, personel Polsek Cibeber segera melakukan serangkaian tindakan, di antaranya menerima laporan, melakukan pengecekan TKP, mendata korban terdampak, memeriksa saksi-saksi, serta melaporkan situasi kepada pimpinan. Selain itu, petugas juga turut membantu proses pembersihan material longsor bersama unsur terkait di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, upaya penanganan masih terus dilakukan secara bersama-sama oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa, aparat desa, instansi terkait, serta masyarakat setempat. Kegiatan gotong royong difokuskan pada pembersihan material lumpur yang menutupi badan jalan, dan direncanakan akan menggunakan alat berat guna mempercepat proses evakuasi dan normalisasi akses jalan.
Kapolsek Cibeber, Kompol Tio, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan membantu proses penanganan di lapangan. “Kami bersama unsur terkait masih berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pembersihan material longsor. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, ” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor terus dilakukan guna mempercepat pemulihan akses jalan dan memastikan keselamatan warga. “Kami berupaya maksimal agar jalur penghubung dapat segera kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu. Sinergi antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam penanganan bencana ini, ” pungkas Kompol Tio.

Cianjur.